CAPUNG NEGRI RIMBA


capung

12 desember 2012

By:sigit irawantoro

Angin berdesir, begitu dingin udara yang sial kini.

Kibasan sayap tipis yang mendarat pada kelopak mawar yang tak bisa ku hirup lagi wewanginya.

Mata bundar, gesitan tajam matanya yang selalu membuat takjub para biduan rimba.

Layangkan semangat, meski tipis sayapnya.

Terbangun dari negri mimpi dan melangkah melebar. Ke alam rimba roda yang bernafas.

Suara aungan kuda-kuda besi dan gajah-gajah gagah,

Meluap ke permukaan.

menjebol tanggul kanal pembatas rimba dengan mimpi.

Meluluh lantakan semua yang menghadang dengan sapuan ala tiupan super-man.

Terbanglah ke dunia capung rimba.

Walau lemah kau berkuasa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s