MEMAKAN NALURI


29 juni 2012
By:sigit irawantoro

Tetesan ingus dari dua lubang menawan penghirup nafas dan
penyaring kotoran.
Mata tajam membelalak ke depan.

Menatap angin yang tak tersentuh

Naluri duniawi semakin kuat, demi menguasai sosok bulat
bak kepala doraemon.
Cacian pemikiran kondisi minor, dan mayor penghadangnya.
Kepala panas dengan rengkuhan balutan tissu putih pemakan
kotoran.
Menggapai opini kemenangan.
Bodohlah pemikir, bodohilah penjilat. Dan bungkam para
pembunuh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s