suasana dua puluh malam kota surabaya


14 februari 2014
By:sigit irawantoro

Suasana pertengahan kota suranbaya yang sudah becek di guyur hujan mulai jam 14:00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, sudah kembali normal, abu vulkanik sudah terbasuh oleh air hujan, tapi dengan mobil-mobil yang belum sempat di cuci bersaksi akan guyuran abu mulai pagi hingga siang hari.

Setelah bus berjalan menuju pintu keluar barat sidoarjo, telihat 5 orang anak remaja yang saya tapsir masih SMP dengan tiga cewek dan dua cowok, dengan pakaian modis membawa kardus, bertuliskan, sumbangan untuk saudara kita, korban meletusnya gunung kelud, pada 13 januari malam hari. Dengan PDn-nya mereka memparkirkan dirinya di samping-samping mobil, bersiap menampung sumbangan suka rela, dari saudara yang ikut empati akan peristiwa kemarin malam.

Bus terus melaju, perlahan, saya bertanya kepa kondektur bus kapan saya sampai di blitar, “sekitar pukul ½ 12” ucapnya
Saya sempat bingung mau kemana dengan jam yang semalam itu, tapi saya bertekat, dan berkeyakinan, اَللّهُ bersamaku.
Baca juga:
Sejarah gunung kelud
Sekian dulu teman mengenai, suasana kota surabaya.
Besok saya membahas. “Suasana blitar di malam ini”
Salam hormat selalu, horas
SIGIT IRAWANTORO

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

4 thoughts on “suasana dua puluh malam kota surabaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s