Suasana, kota blitar terkini ‘abu vulkanik’


15 februari 2014
By: Sigit irawantoro

Selamat pagi koran hangat elektrik siap di baca pagi ini teman pembaca

Menurut dia (pemerintah) telah menginventarisasi bandar udara yang mesti diwaspadai
akibat abu vulkanik Kelud.
Meski erupsi sudah mereda, pemerintah tetap mengimbau
para pengungsi yang menjadi korban letusan Gunung Kelud
bertahan di lokasi pengungsian.
“Para pengungsi harus bersabar. Jangan buru-buru,” ucap Jero katanya.
Imbauan ini disampaikan Jero lantaran sudah ada beberapa pengungsi yang ingin kembali ke rumahnya. Karena takut di jarah mungkin, tp sudah ada TNI yang berjaga di pintu masuk area yang tidak boleh di jangkau.

Jero menambahkan. Menurut dia, meski erupsi
Gunung Kelud mulai mereda, semua pihak mesti tetap siaga menghadapi bencana letusan ini.
Letusan Gunung Kelud tercatat menimbulkan dampak yang cukup parah bagi kawasan sekitarnya seperti Kabupaten dan Kota Kediri dan saya tadi sempat kesana, suasana sepi malam hari sekitar pukul 29:30 WIB dan abu vulkanik masih banyak di jalanan, masih belum terhembus ke pinggiran jalan, saya tidak bisa berdialog di kawasan kediri, karena saya takut tidak ada bus yang mengahantar saya lagi hendak menuju Tulungagung menemui korban yang mengunsi di daerah kota itu, juga Blitar suasana yang sepi pula, dan sudah di tingalkan oleh warga, untuk mengungsi ke daerah malang dan Tulungagung, hingga ke arah Kabupaten Malang daerah barat, kata salah satu bapak-bapak di bus, mengatakan “malang saja kena, mau lari ke mana lagi, tapi masih banyak juga yang mengungsi ke daerah malang yang aman, saya tidak tahu tepatnya di daerah mana”. Tercatat bencana itu mengakibatkan abu tebal di 35 kelurahan dan 3 kecamatan tertutup abu tebal. Diperkirakan sebanyak 200 ribu jiwa harus mengungsi dari tempat tinggalnya.
BNPB memprediksi hujan abu dari Gunung Kelud akan
mengarah ke kawasan barat daya. Selain abu, erupsi itu juga tercatat membawa material berupa pasir dan kerikil ke radius 15 kilometer dari pusat erupsi. PLN memadamkan listrik di blitar, saya sulit sekali menemukan tempat untuk mencolokan cesan HP dan suasana gelap gulita yang tak memungkinkan saya untuk memotretnya, dan pos-pos pemantauan yang di terangi lampu senter daerah sekitar Kelud. Sempat pula beredar kabar bohong yang menyatakan Gunung Kelud akan meletus disertai gempa berkekuatan besar.

Warga mengabadikan abu vulkanik yang membubung
tinggi keluar dari Gunung Kelud yang terlihat dari
jarak lima kilometer di Desa Penataran, Kecamatan
Nglegok, Kabupaten Blitar, Jumat (14/2/2014).

Gunung Kelud yang meletus pada Kamis (13/2/2014) pukul 22.50 WIB bersamaan keluarnya tremor tersebut, mengalami 442 kali
gempa vulkanik dangkal (VB). SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memprediksi, Gunung Kelud yang meletus pada Kamis (13/2/2014) malam mungkin kembali memuntahkan material vulkanik dari dalam perut bumi alias letusan susulan.
Kendati demikian, letusan susulan tersebut diprediksi pula tidak akan sebesar letusan pada Kamis malam.
“Letusan susulan masih ada, tapi kecil-kecil,” kata Pelaksana
Bidang Penyelidikan dan Pengamatan Gunung Api Pusat
Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, Gede Suantika saat dihubungi dari Bandung.
Gede menambahkan, gempa-gempa tremor yang biasanya mengiringi letusan gunung api sudah mulai melemah di Gunung
Kelud. Kendati demikian, hal tersebut bukan jaminan aktivitas Gunung Kelud akan turun.
“Hari ini sudah tenang. Tremor juga lemah tapi masih
mengepul,” ujar dia.

Dan kabar baiknya, gunung kelud sudah mulai redah, dan teman-teman pembaca jika ingin mengadakan bakti sosial dan pengalangan dana, ada niatan itu, lakukanlah, selagi anda mampu melakukan itu, suatu saat itu akan menjadi bekal kalian, untuk belakangnya, karena yang kita bantu adalah dan tidak lain iyalah saudara kita, dan sesama bangsa indonesia, pantaskah kita mengacuhkan berita ini. Dan mengacuhkan berlalu di baca melalui mata kita, yang tak selanjutnya kita bagikan. Jika bermanfaat, silahkan di share link ini melalui tautan di bawah 🙂 Dan jangan lupa doanya untuk saudara kita. 🙂
Salam hormat dari saya, dan selanjutnya saya akan membahas kota pelarian pengungsi daerah tulungagung staycun teman 🙂
“Maaf tidak ada foto, di karenakan tadi batrai sedang low 😦 ”
SIGIT IRAWANTORO

Baca juga:
suasana pasuruan, bangil sore hari ‘abu vulkanik’
Sejarah gunung kelud
suasana 20 malam surabaya ‘abu vulkanik’

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

3 thoughts on “Suasana, kota blitar terkini ‘abu vulkanik’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s