suasana pasuruan, bangil ‘abu vulkanik’


14 februari 2014
By: sigit irawantoro

Selamat sore teman pembaca, mari di baca. Ulasan singkat perjalanan bodoh yang minim akan fasilitas, dan transportasi

Wilayah pasuruan, bangil kali ini saya bahas.

saya baru saja sekitar pukul 17.00 sampai di terminal bungorasih Surabaya, dalam perjalanan saya yang tadi sekitar pukul 15.30, jarak pandang saya di dalam bus. Sekitar 50-100 meter saja di daerah pasuruan,bangil. Di situ angin dan debu sangat kental sekali. Sampai masuk ke dalam bus yang saya tumpangi, sempat membuat penumpang sesak, banyak sekali masyarakat daerah situ yang masih menjalankan aktivitasnya, dedaunan tak lagi hijau, melainkan berwarna abu-abu karena tertutupi abu vulkanik kiriman dari gunung kelud mulai siang tadi, suasana itu dari bangil-perbatasan gempol pasuruan.

Setelah itu di gempol pintu masuk kecamatan gempol. Seketika abu hilang, karena hujan, tp hujan itu bukan bening lagi, tetapi berwarna abu-abu, hasil bercampur air hujan dengan, abu vulkanik.

Setelah masuk di jalan raya kejapanan, depan kodim gempol, dan gudang bulog, ramai karena macet, tak hayal. Karena itu jalur 1, jalur 1 yang ramai. Setelah masuk di pertigaan gempol menuju tol waru, macet telah terurai, hal yang menyedihkan di situ iyalah, banyak sekali masih. Orang meminta-minta. Karena mungkin kekurangan, dan banyak orang tua yang tak memakai masker, seharusnya sih, di bagikan secara gratis, tp tak ada aktivitas ormas di sini. Seolah mereka bersembunyi.

Gambar di bawah yaitu suasana di pasuruan, bangil tadi, sekitar pukul 15.30.

Posted from WordPress for Gunung Kelud.

Iklan

4 thoughts on “suasana pasuruan, bangil ‘abu vulkanik’

  1. […] Sekian dulu mengenai daerah Tulungagung foto di bawah di ambil pada hari jumat (14/02/2014) sekitar pukul 08:00 WIB. Dan tunggu update selanjutnya saya melakukan ekspedisi hitam ‘akibat abu vulkanik’ dan bakti sosial mengunjungi korban yang mengungsi di daerah Tulungagung akan di update teman Salam hormat dari saya, tolong di share teman-teman SIGIT IRAWANTORO Baca juga: Suasana kota blitar ‘abu vulkanik’ kota surabaya ‘abu vulkanik’ kota pasuruan,bangil ‘abu vulkanik’ […]

    Suka

  2. […] Letusan tahun 1990. Sejak peristiwa tersebut aktivitas pelepasan energi semakin berkurang dan pada tanggal 8 November 2007 status Gunung Kelud diturunkan menjadi “siaga” (tingkat 3). Danau kawah Gunung Kelud praktis “hilang” karena kemunculan kubah lava yang besar. Yang tersisa hanyalah kolam kecil berisi air keruh berwarna kecoklatan di sisi selatan kubah lava. Baca juga: Suasana yokyakarta ‘abu vulkanik’ suasana Tulungagung ‘abu vulkanik’ Suasana kota blitar ‘abu vulkanik’ kota surabaya ‘abu vulkanik’ kota pasuruan,bangil ‘abu vulkanik’ […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s