Teman spesial


24 februari 2014
By: Sigit irawantoro

Selamat malam. πŸ™‚
Teman-teman sekalian, siapkan diri anda untuk membaca sodoran materi kecil, yang akan di besar-besarkan. Sebelumnya terimakasih atas materi judulnya adek “NOVITTA IKA PRIANTINI” πŸ˜€
Tadi sempat bingung mau nulis apa, setelah datang si Nobita yang pernah aku gambar, dia menyodorkan dua kata yang unik sekali dan akan saya maknai dengan pandanganku sendiri.

Yok mari teman di simak.!
Cihuy…!!!

Kalian tahu teman spesial?
“dia bukan pacar, tetapi dialah cintamu”
bukankah begitu teman.? YA…!

Cobalah ingat, pasti anda pernah mengalami, suatu peristiwa yang mengharuskan anda beradaptasi terhadap suasana yang baru.
misal sekolah yang baru, menjadi murid baru, transmigran ke suatu wilayah, di situ teman-teman mendapatkan teman-teman baru yang mengaharuskan anda untuk menyesuaikan dengan pergaulan baru dan lingkungan suasana sekolah yang baru, cobalah ingat itu teman.

Dan suatu ketika, ada “satu” sosok yang mengalihkan perhatian anda. dia siapa? Orang yang anda perhatikan dalam lingkungan itu, yang membuat anda meleleh di buatnya, senyuman manis, wajah yang ceria, pembawa tawa. Tapi! Anda tidak ada keberanian untuk mendekatinya, karena suasana baru yang masih membelenggu anda dalam ikatan-ikatan aturan,
Anda hanya bisa mengaguminya, dengan menatap senyum yang indah, wajah berbinar dan pembawa tawa itu.

Hai bintang!
Kau berkedip indah di gelap ini, dengan kedipan rutin yang memahatku, menjadi bentuk yang sejajar denganmu.
Bintang
“Kau bukan kekasihku, tetapi kaulah cintaku”

Lambat laun anda semakin dekat dengannya, mengumpulkan puing-puing kayu, menatanya menjadi tanga.
Tangga yang akan semakin panjang.

“Kau akan menariku bintang”
Mengajariku cara berkedip seindah yang sering kau lakukan bintang!

Perhatikan sebuah benda!
Benda yang mengingatkanmu denganya sekarang! .lalu pejamkan mata. Bayangkan sosok itu.!

Anda akan tersenyum sendiri! πŸ™‚

Selamat malam
SIGIT IRAWANTORO

Sepertinya ada yang tertingal πŸ™‚
Ya.! Puisi berjudul bintang untuk sosok yang memberiku dua kata itu πŸ˜€

Bintang
Gemerlap cahayamu bintang!
Ku inging menggapaimu bintang!
Aku di sini mengagumimu bintang!

Bintang
Ah..sepertinya aku akan bodoh.

Aku tak peduli
Aku hanya menjelma tuli
Bintang!

Kibasanmu
Rengekanmu, berkedip pasrah akan belaianmu
Bintang
Ya, kau bintang

Merona memang
Menduta memang

Aku terpesona
Aku kan kesana
Bintang

Tunggu aku bintang
Tunggu aku datang
Bintang!

Iklan

8 thoughts on “Teman spesial

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s