Ajine rogo soko busono


05 maret 2013
Sigit irawantoro

Maaf teman tidak konsisten dalam mem-pot yang baru. Karena admin sedang menabung untuk membeli gunung dan pantai πŸ˜€

Langsung saja

“Wibawa terlihat dari cara berpakaian.” Benar memang tetapi banyak yang menyimpulkan, perilaku baik terlihat juga dari kerapian berbusana. Di pandang dari sisi sebelah mana coba?
Bagai mana nasip orang yang tak mampu membeli air bersih untuk mandi, untuk membeli pakaian rapi, untuk membeli pengharub badan? Bagailmana. Apakah masih berlaku peribaha tersebut?
Entahlah!

“Anda tak akan pernah tahu, dan bisa menilai pribadi seseorang hanya melalui cara berpenampilan”

Galilah! jangan pernah menilai seseorang hanya melalui rupa atau penampilan. Buktinya.!
Kebaikan ber-penampilan sekarang sudah menjadi kedok busuk. Pasti anda tahu tentang kata kiasan berikut.

Para tikus-tikus rakyat, yang berdasi berpenampilan menarik, dan beribawa mungkin bagi kalangan yang buta!
Atau juga, wanita cantik yang bisa di beli dengan harta dan tahta, atau lelaki yang melepas kewibawaanya, bisa di istilahkan

Ibu tak lagi keibuan
Bapak tak lagi beribawa
Anak tak lagi kekanak-kanakan

1. Ibu tak lagi keibuan
Zaman sekarang perempuan tak lagi anggun dalam balutan wajah cantiknya.
perempuan yang yang sering menyewa ibu-ibuan (beby siter) untuk mengasuh sang bayi, masak membeli di resto2 menyiapkan makan isntan. Tak lagi tertarik akan keterampilan memasak. Dimana sekarang keibuan yang ada?
Ibu ibu ibu,!

2. Bapak tak lagi beribawa
Zaman yang sudah terbalik, akan fakta yang sering bermunculan, lelaki yang sering bermain hati sang wanita, akan membuang gelar wibawanya, tak patut si tiru, itu bukan beribawa-itu bukan jantan melainkan, pengecut, hargailah wanita seperti anda menghargai ibumu, kau ada karena perempuan.

3. Anak tak lagi kekanak kanakan
Seiring berkembangnya waktu kanak-kanak yang sudah mengenal cinta, bermain cinta, pada usia yang seharusnya di sibukan oleh pelajaran dan asik belajar, telah di tingalkan, akibat lagu-lagu cinta yang sering di nyanyikan sekarang, seakan menurut para musisi, tak lagi ada kanak-kanak di dunia ini. Lagu kanak-kanak sudah musnah. Pencipta lagu kanak sudah tak ada. Bagaimana bisa terdidik moral, para kanak-kanak sudah mengenal namanya cinta. anak, penyanyi cilik. Yang sering dinyanyikan lagu cinta, dan anak usia 5 tahun sudah di buatkan lagu cinta. Seperti sudah tak ada topik lagi untuk di bahas.

The next in two πŸ˜€

Sigit irawantoro. Hormat πŸ˜€

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

5 thoughts on “Ajine rogo soko busono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s