Vasis “art work”


Vasis “filsafat busuk”

Aku memandang lepas tajam ke ujung jalan yang tak seharusnnya aku pandang, darah semakin hilang, keriput kering, vasis namaku, terserah kau memangilku, vasis bagiku adalah vasis bagimu. Aku buruk bagimu benar, aku baik bagimu salah.

Vasis

Aku melirik tajam memuntahkan dopine hitam, dengan
kulit kerontang yang pucat, lubang di mana-mana.

Vasis

Vasis bagiku, hitam bagimu, ya benar itu.
Vasis.

Di tengah gonjangan kini, hati berontak vasis. Bodoh ku memang. Dopine memuntah.
Di saat gonjangan aku terlena banyaknya dopine yang salah, aku mengikuti jalan, dengan beribu teman. Vasis bagiku. Mati saja ku ini.

Satu
Dua
Tiga

Vasis
Ingatanku pudar atas sisiku, yang itu. Kini ku, vasis bagimu. Hilang arahku, siapa vasis bagiku?

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s