Terbunuh sepi


Kisut, terkusam,
Kisut tersudut, balok-balok es mencair, terbunuh sukma terseret dogma.

Ku berdiri di sisi jalan. Ku akui memang ramai.
Tapi
Siapa?
Siapa?
Siapa?

Jika kau kenal 1 di sini, bagaimana bisa kau memberentikannya.?

Kau hanya ada waktu 5 detik untuk mengambil tiket.
Berbicara di secarik kertas mengoretnya sampai kusut-kisut.

Sepi terlumuri, suara seretan lidi, tak ada kenari.
Abu, debu dan asap.

Suara itu! Itu. Dan pilu.

Di sudut sepi aku rindu, rindu apa?
Rindu akanmu,
Siapa?

Kau!

Siapa?

Kau!

Dan kau, siapa?

Hanya lorong dan jalan penuh abu, daun kering berserakan, berhamburan berlayang dan hilang!

    1. Rahasia mengumpulkan recehan rupiah secara online akhirnya terungkap, klik disini

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s