sedikit mengumpat “filsafat busuk”


Bangun dari tumpukan sesaal tak percaya semua tlah hilang, arah angin berganti warna, serta rimbun nan senja, angin semilir mematok setia, stempel isyarat kembali terdengar, asi-asi di kemas rapi, semua akan kembali mati.

Tanah usang, sejarah merah, degan ajal menjemput, ajari aku menjadi benar, ajari aku menjadi kasar, itu menurutku membuatku kuat. Koyakan di tumpukan sampah.
Invasi bergerak dari dasar, mencengram-cengkram setiap penghadang, kayu di ukir serupa tombak, di pegang tangan kiri yang cacat bertujuan salah sasaran.

Ini sudah hina, dari bawah sudah menganga, akal busuk terbungkus plastik, kasut berserakan berkas penghadang.

Ku ingin semaya ku ingin semua!
Ku ingin bermaya, ku ingin terpaksa!

Kutek merah berubah warna, pekat potongan bentuk lengkung, ajal menjemput, satu per-satu, dari darat turun kedasar, memang dasar semua mati, memang dasar telah terjadi.

Layar-layar telah rusak, angin pun tak berhenti bertiup, hujan juga tlah berhenti turun!
Semua akan musnah pada saatnya akan menjadi tanah-rata juga sengsara.

Mata berbinar-binar memangndang roh Agung jatuh dari langit.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Dirty Infamous – Die On Pure Adrenaline

Dirty Infamous – Endless Torment

Dirty Infamous – Euthanasia

Dirty Infamous – Mind Destruction

Dirty Infamous – Social Confusion

Dirty Infamous – Terkontaminasi Dalam Dimensi Babi

Dirty Infamous – Unencumbered Troops

Dirty Infamous – War Is ( Not Solution ) Bastard


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s