Save gaza


Nafsu terbelenggu isyarat akan ilmu, orang-orang besar beradu, argumen tak bermutu, kutu-kutu kecil di basmi di adili-mengadili dari sisi naluri yang tergambarkan sebagai ilusi. Bau cacing merah mengerang jauh di suguhi dari kantong suci. Kaliber empat tuju melesatkan peluru, C-5 menjadi ujung pembalasan, tahtah kuasa tak terbendung menjadikan bencidan banci.

Titah dari neraka mungkin raja-nya azazil, kuasa, akan dan termakan. Bumbu-bumbu dapur beterbangan melawan aparat kutu. Bom waktu meledakan kepala sampai berkeping-keping, nasi tak ada surga segama.
Peduliku hanya kata dan do’a, maaf ku tak bisa terbang kesana saudara.

Ragaku di sini jiwaku tlah pergi, membantumu melawan ingus keji. Satu kata untuk negri; sini

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s