Melankolis-Tanpa Huruf “R”


Isak tangis diamati ibunya kata-kata umpat mencuat lewat mulutnya, zat asin di nikmati menetes membendung di kulit lidahnya.

“Ibu bapak sudah kembali kepadaNya! Siapa lagi yang akan mengendongku kemana-mana, sedangkan ibutidak dapat melihat. sedangkan aku ini, kakiku sudah di amputasi dua pekan lalu, siapa yang akan mendulangku, banting-tulang demi suapan nasi jikalau bapak sudah tidak ada begini ibu?” Ucap diah sendu dan meneteskan zat asin yang membasahi matanya, turun ke pipi dan sampai ke bumi.

Alunan bel di tengah waktu. Cahaya panas menyengat kulitku, menembus bilik-bilik bambu di langiti dengan seng yang sudah banyak lubang, alunan bunyi hujan menghantam seng selalu membuatku takut.
Ibu aku tahu kau begitu hebat menahan inginmu memeluk kuat saat aku dalam keadaan nasib yang di pukul jatuh ini. Aku juga tahu ibu, kau sangat kehilangan sosok yang selalu membuatmu acuh akan keadaanmu ini. Yang buta.
Ibu,,jawablah..!

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

4 thoughts on “Melankolis-Tanpa Huruf “R”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s