Dreamer-pemimpi


Aku ingat saat dulu!. Satu kertas dengan tinta yang ditorehkan, bukan dosa tapi hanyalah mimpi-mimpi setumpuk. Di sini aku tulis dengan satu kertas saja, itu bagiku pembawa surga kehidupan serta penghidupan.
Tergambar indah impian di angan di deskripsikan dalam alinea baris dan gambar.

Ku ingat;
Mimpiku besar,
Tekatku besar,
Ku bukan pemimpi handal dalam;
Menembus alam hitam kegelapan,
ini mimpiku, mimpi alamku.


Hidup penuh cahaya, ingkar demi citra, bukan itu yang tergambar permanen, lantas ibuku bertanya;
“Bagaimana nak kamu melampaui dunia, mimpimu sangatlah besar yaitu mengapai dunia ini!”
Dengan santai aku menjawab;.
“Mempersempit duniaku bu!”

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s