Puisi “Menipu”


duwi'e sluntum

By: Dian Yumna Amalia
Menipu

Gundukan kesenangan itu, merabunkanku.
menghilangkan kejelasan akan arti kebahagiaan.
Tersadarku saatcinta palsu menerkam jiwa.
Membuatku berada di sudut kelam lorong buatan.

Inginku menjerit saat semua duri tajam nan cantik menusuk diri.
Merobohkan tiang tiang yang berusaha mengkokohkan raga.
Pikiranku terus berbicara.

Semua yang ku anggap baik dan indah, tak seperti kenyataannya.
Mereka hanya bersandiwara, layaknya sebuah drama.
Seperti plastik yang terlihat seperti kaca.
Palsu.

Iklan

2 thoughts on “Puisi “Menipu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s