Tips, Cara mengetahui orang yang berbohong


Kali ini stay woles dulu teman.

Admin mau menulis tentang, cara mengetahui ekspresi kebohongan lawan bicara kita, pasti teman-teman penasaran, walau sebenarnya admin juga sering bohong sih tapi di situlah letak rahasianya. Saya jadi tahu jika saya berbohong ekspresi saya seperti apa.

Yok mari simak

Ada beberapa cara yaitu:
Dengan memperhatikan raut muka atau dengan membaca bahasa verbal.

Pertama-tama lihat wajah lawan bicara kita:

1. Carilah microexpressions.
Microexpressions adalah ekspresi wajah yang sangat cepat dan halus pada wajah seseorang untuk sepersekian detik dan mengungkapkan emosi sejati seseorang bawah sadar mereka. Ah seperti
hipnotis saja!
Beberapa orang mungkin tidak dapat membaca
gerakan ekspresi wajah tersebut, tetapi hampir setiap
orang dapat dengan mudah melatih untuk dapat mendeteksi microexpressions.
Biasanya, pada orang yang berbohong, microexpression mereka akan menunjukkan emosi tertekan, ditandai dengan alis ditarik ke atas ke arah tengah dahi, oke itu! 😀

2 . Orang cenderung berkeringat lebih ketika mereka
berbohong. Ciumi saja keringatnya :D, Namun, hal ini tidak selalu dapat dijadikan acuan bahwa orang tersebut lagi berbohong. Dikarenakan beberapa orang mungkin berkeringat lebih banyak hanya karena gugup atau gendut mungkin.

3. Perhatikan gerakan mata orang tersebut. Anda biasanya dapat mengetahui apakah seseorang mengingat sesuatu atau melakukan sesuatu berdasarkan gerakan mata mereka. Ketika seseorang mengingat rincian, mata mereka bergerak ke kanan
(kanan Anda).

Ketika seseorang membuat sesuatu (bohong) mata mereka bergerak ke kiri.
Orang juga cenderung untuk berkedip lebih cepat karena mereka berbohong. Berlawanan dengan
kepercayaan populer, pembohong tidak selalu menghindari kontak mata. Manusia secara alami memutuskan kontak mata dan melihat sesuatu yang bergerak untuk membantu mereka fokus dan ingat. Seorang pembohong ulung sengaja membuat kontak mata tampak lebih tulus dan berhati hatilah! 😀 biasanya di lakukan saat mengucapkan kata “aku mencintaimu” alah basi “jangan percaya orang yang mengatakan cinta, tanpa membuktikanya”

4. Lihat tenggorokan mereka. Seseorang mungkin akan selalu mencoba untuk membasahi tenggorokannya ketika mereka sedang berbohong dengan menelan ludah, buka kiasan lo.! 😀 membersihkan tenggorokan mereka untuk meredakan ketegangan dikarenakan kebohongan yang telah diucapkan. Seng keloro (yang kedua) Perhatikan perilaku bagian tubuh lainnya.

Perhatikan tangan, lengan dan kaki, yang cenderung terbatas, kaku, dan akan refleks bergerak tanpa disadari ketika orang itu berbohong. Tangan mereka dapat menyentuh telinga wajah mereka, atau bagian belakang leher. Perlu diingat bahwa sinyal-sinyal ini mungkin merupakan tanda kegelisahan dan bukan tanda kebohongan. Mereka mungkin tidak selalu gugup karena mereka berbohong. Tapi bila orang tersebut melakukan semua tenda-tanda yang telah dijabarkan di atas maka bisa saya pastikan itu orang
lagi berbohong sama kamu..hehhe

Itu saja lah semoga bermanfaat, jika bermanfaat silahkan di share agar tak ada lagi yang berani berbohong

Hormat grak 😀 gollow bung
@sigitirawantoro dan tingalkan komentar jangan menjadi pembaca yang pendiam.

Posted from WordPress for BlackBerry.


Artikel baru:
Melankolis-“cerita tanpa huruf (R)”
Fun Fiction-pelaut gila-“tanpa huruf (R)” inovasi karya sastra

Ada dua buah cerita serupa yang memiliki makna berbeda; “Pahlawan Angkasa 1″ dan “Pahlawan Angkasa 2″ ENDING CERITA ini (atau paragraf setelah tanda “***”) dapat ditukar!

Bayangkan Pahlawan Angkasa I menggunakan ending Pahlawan Angkasa II yang memiliki filosofi berbeda. Atau gunakan sebaliknya.
Silahkan baca : FF pahlawan angkasa

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s