Gadis manis desa sebrang | Fanfiction



Seperti yang aku duga, selalu saja Aminah mengacuhkan ungkapanku. Padahal aku berniat meminangnya. gadis manis desa sebrang, dengan ciri khas rambut panjang terurai.

“Kenapa kau selalu mengacuhkanku Aminah?” Tanyaku penuh dahaga.
“Tidak bisa Dam, aku tahu kau sangat mencintaiku, begitu pula sebaliknya aku juga mencintaimu.” jawabnya dengan terus berjalan menuju sebrang. Tanpa lambai darinya.

***

Aku bingung kenapa Aminah terus saja menolakku. Sepatu karet sampai bedebu ikut menjadi teman, menunggu di bawah tugu, di persimpangan jalan, kata itu yang selalu aku ucap padanya “aku ingin meminangmu Aminah.” Seperti biasa dia tetap menolak.

Sampai pada akhirnya ia berkata telah mengandungku 20 tahun lalu.


    Sigit irawantoro
    19 Agustus 2014

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s