Sengketa pilpres


Ada apa ini, kalian seharusnya membuka mata kalian, lihatlah! Kalian seharusnya berpihak netral lihat, ada apa ini? Kalian sudah dibohongi dengan hujaman-hujaman senjata silat lidah, semangat mengebu-gebu, dan gepalan-gepalan tangan mengiringi suara merdeka.

Lihat kalian sudah di telanjangi, coba pikir jika badan pengurusan pemilihan umum saja di anggap curang! Buat apa lagi pemilihan ulang, kalau kau anggap itu curang, coba buktikanlah, jangan membuktikan dengan kebohongan, ini satu dalam sejarah adanya sengketa pilpres, yang satu presiden terpilih bermain dengan rakyat, satu tak terima rakyat bermain presiden-presidenan.
Kalian bodoh bukan.

coba pikir jika saja presiden telah terpilih, satu atau dua, tetap saya yakin dua, hanya ada dua jalan!
1. Pemilu ulang.
2. Calon nomor dua dilantik.

Artinya 1; rakyat sudah bosan dengan kampanye-kampanye gila para perut buncit, dan ahirnya yang di pilih di kasih, diberi simpati, kini dianti pati.

Artinya 2; semua sudah usai, dan tak akan ada usai di pihak satu, karena mereka keliru, mengapa hanya tahun ini adanya gugatan? Karena hanya ada dua capres dan wapres, jika saja 3 atau 4 pasti ia juga mengalah, karena ada teman yang juga kalah, sedangkan ini? Untuk kalahpun terlanjur malu.

Seharusnya kalian sadar, lihat mana yang lebih berharga dan mana yang haus dahaga, belum jadi presiden saja rakyat sudah di buat binggung dengan tingkah gila tak terima, apalagi terpilih dan berkuasa, saya tidak yakin indonesia tetap ada. Pikir dan pikir.

satu kubu berdesakan, haus di guyur terik siang, menyuarakan aksi, dan apa yang kalian dapat? nurani?
“Wahai saudara-saudara yang mendukung tetap kami, saya mohon tetap bertahan di baris depan sampai kalian pingsan.”

Kepalanya buntung-mata, telinga, dan mulutnya tidak ada. hanya nafsu yang berbicara, kuasa yang bekerja, dan coba pikir, apakah dia menampung usulan-usulan bijak anda?
Kalian dipontang-panting ke sana-sini menyuarakan aksi yang tentunya demi nasi bukan? Kalian di bayar untuk ini.

Bendera-bendera sok presiden di cetak, siapa yang senang? Jasa percetakan pastinya, mereka tak peduli dengan ocehanya sok presiden dan membacakan kemarin proklamasi Indonesia.
Stuktur indonesia sudah kasar saatnya di amplas, di ratakan sama dan memilih tiga; Persatuan indonesia. mari kita bergabung, untuk bangsa bukan untuk kuasa, saya yakin kalian benci penguasa, dan saya yakin kalian haus akan tangan dewa presiden pertama.

Selamat untuk presiden terpilih, Tugas presiden terpilih ialah memastikan Indonesia tetap ada.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s