Menjadi tua di dalam muda | Fanfiction


Ilustrasi Retno

Ilustrasi Retno

Retno tetap serius di depan monitor, menulis sajak-indah dramatis, matanya sayup tak diperdulikan, membuat dialog cintanya. Dialog pun mulai terbangun.

Mata berkaca-kaca melihat jemari terus asik menari.
Sepuluh tahun kemudian project nya jadi. Lalu ketukan pintu mengagetkanya.

***

“Siang malam aku memikirkanmu tentang kesehatanmu. Kurang apa lagi aku, sudah lama menunggumu?” Tanya Jarwo kepada Retno.
“Iya, Sampai kau lupa mengatakan cinta padaku.”


    17 September 2014
    Sigit Irawantoro
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s