Fitri Kumala-ikat


Pagi cerah yang ramah sepertinya kini, bagaimana tidak! Mataku yang masih melekat dan air liur yang masih asik menempel di kerak-kerak mulut, muka yang kusam, lalu seketika aku di buat segar oleh kata yang fitri kumala-laikat (fitroh kumala) yang melewati depan kelopak bagai embun pagi yang asik menari bersama burung-burung di awal ayam mulai berkokok, dan seretan sapu lidi di perkampunya, Dia memacahkan beku di dalam diri.fitroh yang berarti fitri, di mana cocok untuk awalan pagi, yang berati makan pagi, di tujukan untuk hari kemenangan setelah lama membekukan perut dan nafsu di tiga puluh hari, kini di hantam habis oleh satu tokoh, dan kumala adalah separuh nama dari; “Malaikat” kumala-ikat, dan kumala yang berarti ramah: baik dan ramah seperti pagi ini, Ia menyentuhkan senyumnya yang terlalu manit untuk aku rasakan, alhasil aku tak sanggup untuk merasakanya, kini hanya aku pandang dan lihat di pagi murni yang terhantam ilusi pagi.
Selamat pagi fitroh; fitri-kumala-ikat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s