Safar


ilustrasi: saffar

ilustrasi: saffar

Mata yang bulat menatap gersang peradaban, ilustrasi menjadi kosong serta membuka dengan serta-merta, alunan gema menanda di liang hulu kembali ke hilir, menatap bola demi sesama, menatap unbin hingga tertindas tanah, bumi tertawa, tertaharah, searah, kita di bumi tajhiz di tingal empunya.

Mata kotak mengangkang girang, kuman-kuman meludah-mubah. Tangisanpun seketika mengenang dalam cangkir kopi pagi hari, seretan asa kembali tertawa, bumi mengemakan suara, angin menghempas jalanan lurus, seketika kepala menjadi abu terluluh-lantah.

Selamat pagi Indonesia, ragamu masih tak berjiwa, ijinkanlah anak muda belasan tahun menjadi ini menjadi toga.


    Sigit irawantoro
    Pagi hari., 27 September 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s