Bakti cintamu rela mati anakmu


Anugrahnya terdengar gerah sekali, semisal raga ini kembali nanti, selamat baktimu Ibu, corat-coret dustaku semoga kau ramu, kau lebur jadi satu. Ibu, diri ini tak mengerti apa, jika kau tak mengapa. Suara dentuman bom meledak ledak di telinga ketika kau murka, tapi raga tak mau mengalah seakan congkak padamu, maafkan aku Ibu. Hanya tulisan ini … Lanjutkan membaca Bakti cintamu rela mati anakmu

Puisi: Dara Betis Menggila “Sang Penahluk Dunia”


Dara betis menggila Ungkapan kosong sering ku dengar Melebihi janji-janji kosong yang kau hantar Percaya atau tidak musim penghujan telah datang Dengan sapaan halus genderang perang Mimpi, Bicara mimpi, kita tahu awal mula itu terjadi Mulai dari tiga pagi kita berdoa di ruang sunyi Mengharapkan mimpi terjadi Dara dan betis mulai mengila Di sudut terawang … Lanjutkan membaca Puisi: Dara Betis Menggila “Sang Penahluk Dunia”

Puisi senja negri rimba


Semakin pekat, semakin terlaknat, semakin pula memikat, sebuah cahaya penghangat. Kali ini saya ingin berbagi puisi senja yang berasal dari alam kita, menurut saya juga alam ini negri rimba, tak banyak aturan yang harus di patuhi. Aturan-aturan kosong di buat tanpa di isi. "Puisi senja negri rimba" Aku berhasil kali ini membenamkan matahari. Saat sore … Lanjutkan membaca Puisi senja negri rimba

Mencintaimu


Bintang pun bertanya, kemana bukumu yang kau bangga-banggakan itu? Terasa terasing di sudut sebuah ilusi. Sulitnya lagi hanya satu buah yang dapat ku ingat, dan mungkin ini pemuncak akan segalanya di mana aku bisa terus bernafas tanpa kehadiran buku yang setiap hari semakin jelek dan usang. Setiap kali terlintas dalam kelopak mataku sebuah ingatan muncul, … Lanjutkan membaca Mencintaimu

Magnasitor Nulipara Tara


Meniup gersang berbalut uban, kumis berjenggot tak kenal kekal. Para pedang-pedang jatuh terhantam, para bambu kumis menghujam. Ikan-ikan kecil kehabisan air, jatuh di hantam terikan bola. Pisau mata tertuju, menghujam mimpi sebanding. Terlihat oasis berkeliaran di tubuh yang telah renta menjadi boneka, pahlawan-pahlawan telah terlupa. Sesepuh-sespuh kuburan di bawa. Apa bedanya dunia dan ilusi, jika … Lanjutkan membaca Magnasitor Nulipara Tara

Page One On Google ”Hanya sekedar puisi hati”


Semua berlomba-lomba tentang peringkat pencarian. Semua di pukul jatuh, masuk ke doktrin dengan suguhan. Semua di bodohi oleh halaman-halaman google pertama. Anehnya page one tak dapat secerca yang sama. Mungkin ini karma yang di berikan google. Mungkin juga ini sebuah pembodohan google. Untuk menjadi page one semua berburu huru-hara. Untuk menjadi sepeser harapan pun saling … Lanjutkan membaca Page One On Google ”Hanya sekedar puisi hati”

Sajak SEO (Search engine optimization) Untuk Pakar, raja dan Master SEO


Sajak SEO, sesungguhnya aku belum mengerti betul tentang sebuah argumentalis, sebuah pemikiran mesin dan sebuah diagram-diagram batang yang menjadi acuan tanpa melebihi kapasitas otak. Sajak SEO, semenjak aku mengenalmu, Sebuah ikatan batin terjalin, Sebuah dedisali kecil, Sebuah nyawa. Semua tertumpuk, dalam buku pedomanan susunan data binary. Semua tersusun rapih di tempat tak terjamah. Oleh siapapun. … Lanjutkan membaca Sajak SEO (Search engine optimization) Untuk Pakar, raja dan Master SEO